Masjid Al-Khair Desa Timu Butuh Sentuhan Hati Ikhlas Kaum Muslimin dan Muslimat

Masjid Al-Khair Desa Timu Butuh Sentuhan Hati Ikhlas Kaum Muslimin dan Muslimat
Kegiatan Gotong royong Masyarakat Tidak Berlanjut dikarenakan Kekurangan Biaya Pembangunannya

Sabtu, 27 Februari 2010

Keistimewaan Membangun Masjid

Ketika Rasullullah SAW dan para sahabatnya hijrah dari Mekah ke Madinah, beliau singgah di suatu tempat yang bernama Quba, di sana beliau membangun sebuah masjid yang diberi nama Masjid Quba. Demikian juga, saat sampai di Madinah, beliau membangun Masjid Nabawi. Ini menyiratkan bahwa masjid bagi kaum muslimin memiliki kedudukan yang penting.

Membangun atau merenovasi Masjid termasuk salah satu investasi amal yang akan mengalirkan pahala terus menerus bagi orang-orang yang membangunnya, sebagaimana yang Rasulullah SAW telah sabdakan diatas. Secara garis besar arti pentingnya Masjid bagi kaum muslimin dapat diuraikan sebagai berikut;

Pertama, Masjid sebagai sarana pembina iman bagi kaum muslimin. Di zaman Rasulullah SAW, masjid menjadi sarana untuk memperkokoh iman para sahabatnya. Di samping itu, masjid juga digunakan para sahabat sebagai sarana peribadatan dan mengkaji ajaran Islam. Allah SWT berfirman; Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, dan hari kemudian, serta tetap mendirikan Shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain Allah. Maka , merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” ( QS. At-Taubah:18)

Kedua, Masjid sebagai sarana memperkuat Ukhuwah Islamiyah. Masjid merupakan tempat berkumpulnya anggota masyarakat untuk dibina menjadi masyarakat yang Islami. Dengan pembinaan masyarakat melalui masjid itulah kaum muslimin menjadi terpaut hatinya kepada masjid, dan membuat kaum muslimin menjadi hati-hati agar tidak melakukan kesalahan, serta tidak berani menyimpang dari kebenaran.

Ketiga, Masjid sebagai sarana Tarbiyah. Dengan peran masjid seabagai tempat tarbiyah atau pendidikan, insya Allah kaum muslimin memiliki wawasan dan penguasaan ajaran Islam yang baik, sehingga dapat membedakan yang hak dan yang batil melalui:

· Pemberian bimbingan dan pembinaan pada jamaah untuk meningkatkan pemahaman agama Islam

· Pemberian pelayanan untuk keperluan-keperluan ritual agama Islam.

· Pembinaan jamaah agar memiliki akhlakul karimah.

Menfasilitasi jamaah dalam kajian-kajian keislaman, terutama menyangkut isu-isu kontemporer untuk menangkal pengaruh buruk budaya asing yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar